Lamongan – (8-9/12) MTs Unggulan Sabilillah (MATAS) Lamongan kembali menggelar kegiatan Study Tour tahunan bertajuk MATAS LUNGA (Learning of Fun, Gorgeous, and Attractive) untuk peserta didik kelas 8. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengalaman belajar langsung di berbagai destinasi edukatif sekaligus memperkuat karakter, kemandirian, dan kebersamaan siswa di luar lingkungan madrasah.
Rangkaian Study Tour tahun ini mengambil lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menghadirkan perpaduan antara wisata alam, sejarah, budaya, hingga industri kreatif modern. Dengan penuh antusias, rombongan berangkat dari Lamongan pada dini hari dan tiba di Yogyakarta pada pagi hari untuk memulai agenda utama.
Belajar Eksploratif di Gumuk Pasir dengan Jeep Adventure
Destinasi pertama adalah Jeep Gumuk Pasir, salah satu ikon wisata alam di kawasan Parangtritis. Para siswa mencoba wahana Jeep Adventure yang memacu adrenalin, sambil mempelajari fenomena alam terbentuknya gumuk pasir yang jarang ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. Selain rekreasi, aktivitas ini juga memperkaya wawasan siswa terkait geologi dan dinamika lingkungan.





Menelusuri Sejarah di Candi Prambanan
Perjalanan dilanjutkan menuju Candi Prambanan, kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang menjadi situs warisan dunia UNESCO. Para peserta didik mendapatkan penjelasan mengenai sejarah kerajaan Mataram Kuno, arsitektur candi, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam relief dan bangunan candi. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap warisan budaya bangsa.

Belajar Industri Kreatif Melalui Pembuatan Coklat Tugu
Pada sesi berikutnya, siswa mengunjungi Pabrik Coklat Tugu, tempat mereka melihat proses produksi coklat mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan. Siswa juga berkesempatan untuk membuat coklat mereka sendiri, sehingga dapat memahami pentingnya inovasi, kreativitas, dan standar kualitas dalam dunia industri makanan.


Berburu Oleh-Oleh: Kaos Gareng & Bakpia Pathok
Sebelum kembali, rombongan berhenti di Pusat Oleh-oleh Kaos Gareng, pusat produk kreatif khas Jogja yang menawarkan desain menarik dan edukatif. Setelah itu, siswa melanjutkan perjalanan ke sentra Bakpia Pathok, kuliner legendaris kota Yogyakarta. Di sini siswa belajar tentang usaha UMKM, produksi makanan khas daerah, serta pemasaran produk lokal.



Menutup Hari dengan Wisata Kota Malioboro
Perjalanan MATAS LUNGA ditutup dengan kunjungan ke Malioboro, pusat keramaian sekaligus ikon pariwisata Yogyakarta. Siswa menikmati suasana malam, berinteraksi dengan pedagang lokal, serta mempelajari keberagaman budaya yang terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Kegiatan MATAS LUNGA tahun ini memberikan pengalaman yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh nilai pendidikan. Dengan mengusung konsep Learning of Fun, Gorgeous, and Attractive, peserta didik diharapkan dapat memperluas wawasan, mengembangkan potensi diri, serta memupuk jiwa sosial dan kebersamaan.
Semoga rangkaian kegiatan ini menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus belajar dan berkarya, serta menjadi bagian dari memori berharga dalam perjalanan pendidikan mereka di MTs Unggulan Sabilillah Lamongan.

Beri Komentar